• Blog Berita Indonesia
  • Sitemap
  • Link Blogroll
Blog Berita Indonesia, Berita Hari Ini
  • Home
  • Nasional
    • Terbaru dan Terkini
    • Informasi Hari Ini
  • Internasional
  • Dunia Olahraga
    • Dunia Bola
  • Selebritis
  • LifeStyle
  • Sains
  • Teknologi
  • Hiburan
    • Zodiak
    • Film
    • Kumpulan Unik dan Aneh
      • Tahukah Anda
  • About
    • Tukar Link
      • Link Blogroll
  • Sitemap
Berita Hari Ini : Home »
Anak usia 12 tahun seharusnya belum mengenal dunia seks. Tapi di beberapa negara Eropa, anak usia 12 hingga 14 tahun sudah melakukannya. Kondisi ini dijadikan peluang oleh sebuah perusahaan untuk membuat kondom usia 12 tahun.

Kondom Hotshot berukuran ekstra kecil itu diproduksi setelah hasil penelitian pemerintah Swiss yang menunjukkan bahwa anak usia 12 hingga 14 tahun tidak menggunakan perlindungan yang memadai ketika melakukan hubungan seks.

Sebuah studi yang dilakukan atas nama Federal Commission for Children and Youth, telah mewawancarai 1.480 orang dengan usia 10 sampai 20 tahun. Hasilnya menunjukkan lebih banyak anak usia 12 hingga 14 tahun yang telah melakukan hubungan seks, dibandingkan pada tahun 1990-an.

Kondom Hotshot yang dijual dengan harga 4,70 poundsterling (Rp 66 ribu) per bungkus (isi 6 buah), ini diciptakan oleh Lamprecht AG, produsen kondom terkemuka di Swiss.

Menurut hasil sebuah studi di Jerman yang dilakukan terhadap 12.970 partisipan usia 13 hingga 20 tahun, seperempat dari mereka mengatakan bahwa kondom standar terlalu besar. Kondom standar memiliki diameter 2 inch (5,08 cm) dan kondom Hotshot berdiameter 1,7 inch (4,3 cm). Dengan panjang keduanya tetap sama yaitu 7,4 inch (18,8 cm).

Kelompok keluarga berencana dan Swiss Aids Federation ikut mengampanyekan produk Hotshot setelah adanya beberapa penelitian termasuk penelitian pemerintah yang dilakukan pada Centre for Development and Personality Psychology di Basel University.

Nancy Bodmer, ketua penelitian, mengatakan perlu adanya pencegahan dini. Karena adanya hasil yang mengejutkan yakni kekhawatiran terhadap anak laki-laki yang menunjukkan perilaku berbahaya.

Anak-anak tersebut lebih cenderung untuk tidak melindungi diri mereka sendiri. Mereka tidak memiliki pengetahuan seks yang cukup dan tidak mengerti konsekuensi terhadap apa yang mereka kerjakan dan terhadap gadis yang mereka tinggalkan.

Di Swiss, usia yang dianggap cukup untuk dapat mengerti tentang seks adalah 16 tahun. Inisiatif ini muncul pada saat Pemerintah Inggris mengumumkan tinjauan dari strategi kehamilan remaja, setelah angka-angka baru menunjukkan tingkat konsepsi antara usia 18 tahun yang tidak turun cukup cepat.

Perusahaan Lamprecht AG mengatakan Inggris akan menjadi prioritas utama tujuan ekspor. Hal ini mengingat Inggris merupakan negara dengan tingkat kehamilan remaja tertinggi di Eropa.

"Pada saat ini kami hanya memproduksi Hotshot di Swiss. Tetapi Inggris tentu saja menjadi pasar yang sangat menarik karena adanya konsep di bawah umur yang sangat tinggi. Inggris akan menjadi prioritas utama jika kami memasarkan ke luar negeri," kata Nysse Norballe, juru bicara perusahaan, seperti dilansir Telegraph, Kamis (4/3/2010).
Dua raksasa Spanyol, Real Madrid dan Barcelona menjadi klub dengan penghasilan terbesar sepanjang musim lalu. Namun selain keduanya, tak ada klub Spanyol yang menembus 20 besar.

Menurut Deloitte Football Money League, dikombinasikan, kedua tim menghasilkan 767 juta euro (Rp 9,6 triliun) sepanjang 2008-09. Madrid berada dalam tempat teratas dan menjadi klub olah raga pertama yang meraih pemasukan 400 juta euro dalam setahun.

Sementara Barcelona melonjak ke peringkat kedua menggeser Manchester United setelah meraih Liga Champions dan dua gelar utama domestik.

Namun meski dua tim berhasil menduduki peringkat dua terbaik, prestasi tersebut tak diikuti tim lainnya. Tak satupun tim La Liga lainnya menembus peringkat 20 besar. Yang terdekat adalah Athletico Madrid, di peringkat 22.

Sementara itu, Liga Primer menempatkan tujuh wakilnya di daftar 20 besar tim dengan pendapatan terbanyak tahun lalu.

Empat besar Liga Primer masih menempati empat pendapatan terbesar, dimana MU berada di peringkat ketiga, sementara Arsenal, Chelsea, dan Liverpool mengisi baris kelima hingga ketujuh.

Peringkat keempat di tempati wakil Jerman, Bayern Munchen, sementara peringkat kedelapan hingga kesepuluh secara berurutan diisi oleh wakil dari Italia, Juventus, Inter Milan, dan AC Milan.

Sementara itu, Tottenham Hotspur yang berada di peringkat 15 menjadi klub yang paling efektif.

“Tottenham selalu berada di peringkat 20 besar setiap tahunnya tanpa bermain di Liga Champions. Mereka adalah kuda hitam Liga Primer, klub asal London, mereka memiliki pasar yang cukup besar. Sejarah klub tersebut masih kuat, jadi jika berhasil menembus Liga Champions, mereka bisa kembali ke sepuluh besar,” komentar Dan Jones, salah satu juru bicara Deloitte.

Sementara itu, meski menjadi kaya mendadak setelah dibeli multimiliuner dari Arab, Manchester City hanya berada di peringkat 19. Pertama kalinya sepanjang sejarah mereka menembus 20 besar.

“Masih jauh bagi Manchester City untuk menyamai rival sekota mereka,” komentar Jones.[boy]

Berikut daftar 20 besar tim dengan penghasilan terbesar tahun 2008/09:

Posisi Klub Penghasilan (juta euro)

1 (1) Real Madrid 401.4

2 (3) Barcelona 365.9

3 (2) Manchester United 327.0

4 (4) Bayern Munich 289.5

5 (6) Arsenal 263.0

6 (5) Chelsea 242.3

7 (8) Liverpool 217.0

8 (11) Juventus 203.2

9 (10) Inter 196.5

10 (7) AC Milan 196.5

11 (15) Hamburg 146.7

12 (9) Roma 146.4

13 (12) Lyon 139.6

14 (16) Marseille 133.2

15 (14) Tottenham Hotspur 132.7

16 (13) Schalke 04 124.5

17 (n/a) Werder Bremen 114.7

18 (20) Borussia Dortmund 103.5

19 (n/a) Manchester City 102.2

20 (17) Newcastle United 101.0



Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda
Advertisement
  • Recent Posts
  • Comments
  • Popular Post

Video

Live Streaming

Follow Me On Twitter

Follow Me @jekethek

Photos on Flickr

Follower

Statistik

Page Rank
Personal Top Blogs Personal Blogs
©2010-2012 Blog Berita Indonesia. All rights reserved.
Designed by SimplexDesign